XTC

Mr. X : Kamu pernah minum vitamin ?

Gue : Vitamin, jelas donk.

Mr. X : Vitamin yg bisa mengobati segala macam penyakit ?

Gue : Obat maksudnya?

Mr. X : Bukan, yang ini lebih hebat dari obat ?

Gue : Apaan tuh ?

Mr. X : XTC…

Gue : Kalo itu gue gak pernah

Mr. X : Mau nyoba ?

Mr. X : Ini surga dunia. Coba 1 dulu, aku beri gratis. Nanti kalo kamu ingin coba lg, sms aku..

Gue : Aku takut ketagihan

Mr. X : Gak akan. Kalo mau pake, setengahnya dulu

Gue : Gak, itu kan barang haram. Aku gak mau pake, lagian aku gak punya duit untuk beli barang itu.

XTC, mungkin tak asing lagi bagi kita. Karena peredarannya yang cepat melebihi kecepatan cahaya.

Ekstasi adalah salah satu obat bius yang di buat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul. Senyawa ekstasi atau dalam bahasa kimia dirumuskan 3-4-Methylene-Dioxy-Methil-Amphetamine (MDMA) mulai dibuat di penghujung akhir abad lalu.

Tahun 1950-an, industri militer Amerika Serikat mengalami kegagalan percobaan penggunaan MDMA sebagai serum kebenaran. Sejak saat itu senyawa MDMA lebih sering digunakan para ahli jiwa. Ekstasi akan mendorong tubuh untuk melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari kekuatan tubuh itu sendiri. Kekeringan cairan tubuh dapat terjadi sebagai akibat dari pengerahan tenaga yang tinggi dan lama.

Cara kerja:

Ekstasi mulai bereaksi 20 sampai 60 menit setelah diminum dengan efek maksimum selama satu 1 jam. Seluruh tubuh akan terasa melayang, terkadang lengan, kaki dan rahang terasa kaku, dan mulut kering. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang, kadang juga timbul rasa mual. Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu diperlukan sedikit udara segar).

Jenis reaksi fisik tersebut biasanya tidak terlalu lama. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. Kepala terasa kosong, rileks dan “asyik”. Dalam keadaan seperti ini, kita merasa membutuhkan teman mengobrol, teman bercermin, dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan.

Efek yang ditimbulkan:

Diare, rasa haus yang berlebihan, hiperaktif, sakit kepala dan pusing, menggigil yang tidak terkontrol, detak jantung yang cepat dan sering, mual disertai muntah-muntah atau hilangnya nafsu makan, gelisah/tidak bisa diam, pucat & keringat, dehidrasi, mood berubah. Akibat jangka panjangnya adalah kecanduan, syaraf otak terganggu, gangguan lever, tulang dan gigi kropos.

Beberapa pemakai ekstasi yang akhirnya meninggal dunia karena terlalu banyak minum akibat rasa haus yang amat sangat. Zat-zat kimia yang berbahaya sering dicampur dalam tablet atau kapsul ekstasi. Zat-zat ini menyebabkan munculnya suatu reaksi yang pada tubuh. Dan dalam beberapa kasus, reaksi dari zat-zat ini akan menimbulkan kematian. Pengguna ekstasi sering harus minum obat-obatan lainnya untuk menghilangkan reaksi buruk yang timbul pada dirinya. Dan hal ini menyebabkan denyut nadi menjadi cepat, serta akan menimbulkan paranoia dan halusinasi.

Mungkin karena efek awal yang ditimbulkan yang membuat “asyik” sehingga ekstasi banyak dikosumsi. Tapi mereka tidak sadar, kerusakan yang ditimbulkan akibat otak yang dibuat seolah-olah tubuh kita over fit. Belum lagi efek kecanduan yang membuat tubuh kita terus membutuhkan barang haram tersebut. Tanpa sadar kita keluarkan banyak uang untuk kenikmatan sesaat namun membahayakan tubuh alias kita udah punya kontrak mati bila udah kenal yang namanya ekstasi. OK, SAY NO TO DRUGS !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: