La Tahzan ( Jangan bersedih ! )

Saat hatimu gundah, saat hatimu lelah, saat hatimu berduka, siapa yang kau cari ? :
ALLAH SWT.

Adalah fitrah kita sebagai manusia saat kita berada dalam penuh kekalutan, kesulitan, penderitaan, kesakitan untuk mengeluh kepada Allah, Sang Pencipta.

” Ya ALLAH, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagiaan, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.”

3 pokok hal yang harus ditempuh oleh orang yang menginginkan sembuh dan terhindar dari gangguan mental :

Pertama :
Selalu mengaitkan hati kepada ALLAH SWT, menyembahNya, taat dan berserah diri kepadaNya. Ini merupakan masalah keimanan kubra ( masalah keimanan yang besar ).

” Maka, sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepadaNya.” ( QS. Maryam : 65 )

Kedua :
Menutup berkas – berkas masa lalu dengan semua kegetirannya dan genangan air matanya, semua kesedihannya dan bencananya, semua kepahitannya dan keresahannya. Dan memulai sebuah kehidupan baru dengan hari yang baru pula.

Ketiga :
Membiarkan masa depan yang masih gaib itu, tidak melarutkan diri di dalamnya, dan menjauhkan diri dari segala bentuk ramalan, prakiraan dan ketidakjelasannya. Tapi, hidup dalam lingkup hari ini saja.

Ali berkata, ” Jauhi semua bentuk angan – angan yang terlalu jauh sebab dia hanya akan membuatmu terlena saja.”

” Dan, mereka menyangka bahwa mereka tidak akan dikembalikan kepada Kami.” ( QS. Al-Qashash : 39 )

Serahkan orang yang mendzalimi anda itu kepada ALLAH SWT :
” Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika ( amalan itu ) hanya seberat biji sawi pun, Kami mendatangkan ( pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat Perhitungan.” ( QS. Al-Anbiya’ : 47 )

Dan yakinlah akan sabda Rasulullah saw :
” ALLAH tidak menentukan sebuah qadha’ bagi hamba kecuali qadha’ itu baik baginya.”

Semua yang terjadi adalah takdir semata. Jangan pernah bertanya mengapa, karena semua yang terjadi memang harus terjadi.

== sumber : La Tahzan jangan bersedih by Dr. ‘Aidh al-Qarni ==

for my best friend in Jember city,” Jangan bersedih, karena hidup terlalu indah untuk ditangisi …”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: